Mungkin kita pernah mendapati adanya kader-kader dakwah Islam yang cukup handal dalam pengetahuan dan wawasan keislamannya, akan tetapi pada dirinya kita melihat ia minus dalam aspek ruhiyah.
Pengetahuan dan wawasan keislamannya hanya mampu memberinya petunjuk tentang sebuah pemecahan persoalan dan kebenaran, tapi ia tidak mampu menghadirkan penghayatan akan persoalan dan kebenaran tersebut pada dirinya.
Seorang yang minus aspek ruhiyah seperti itu, akan tampak kuat dalam pengembangan penalaran dan intelektualitas, namun "kering" dalam penjiwaan nuansa-nuansa sentuhan religius. Ia hanya memiliki kekayaan warna pemikiran, namun miskin dalam emosionalitas keagamaan yang mampu memberi warna dalam pribadinya.
Ketajaman analisis berpikir yang dimilikinya, tidak diikuti dengan kecemerlangan hubungannya dengan Al-Khaliq, Allah SWT, dan ketinggiannya dalam akhlaq. Kenyataan ini patut disayangkan.
Aspek ruhiyah adalah suatu kesadaran tentang eksistensi Allah SWT dengan segala sifat-Nya dan keterkaitan serta hubungan seseorang dengan Allah SWT yang mewarnai seluruh perilakunya.
Aspek ruhiyah juga meliputi sejauh mana upaya seorang hamba dalam mendekati Tuhannya. Aspek ruhiyah akan memberi jiwa dalam tingkah laku yang dimunculkan oleh bentuk lahir manusia. Aspek ruhiyah adalah unsur dalam dari sebuah pemunculan perilaku manusia dalam kehidupannya.
Bentuk-bentuk pemunculan yang akan tampak dari seseorang yang memiliki aspek ruhiyah yang kuat adalah sikap ketergantungan yang sangat tinggi terhadap Allah SWT dan menjadikan Allah SWT sebagai satu-satunya tujuan dalam segala hal, dibarengi dengan kegigihan dan kesungguhannya dalam mengerjakan sebuah aktivitas.
Bentuk pemunculan lainnya adalah upayanya yang keras untuk selalu mengisi kehidupannya dengan kebajikan dan perbuatan yang bermanfaat dengan meninggalkan keburukan dan hal-hal yang tidak berguna.
Selain bentuk-bentuk di atas, bentuk pemunculan lainnya adalah kegemarannya dalam melaksanakan ibadah-ibadah sunnah yang utama dan tercermin dalam perangainya yang sangat terjaga untuk selalu sesuai dengan akhlaqul karimah seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
Seorang kader dakwah yang memiliki aspek ruhiyah yang kuat adalah seseorang yang mampu memberi makna terhadap setiap peristiwa yang terjadi dalam hubungan dirinya dengan Tuhannya dan segala kekuasaan yang dimiliki-Nya. Ia akan merasakan keberadaan Tuhan dalam peristiwa-peristiwa yang terjadi dan fakta-fakta yang disaksikannya.
Aspek ruhiyah akan selalu memberi motivasi terhadap seseorang dalam kehidupannya. Ia menyalakan bara semangat dalam beraktivitas yang tidak mudah untuk padam. Oleh karena itu, kekuatan ruhiyah seseorang adalah kekuatan luar biasa yang dimiliki oleh seseorang.
Betapa pentingnya aspek ruhiyah bagi seorang kader dakwah, karena ia akan menjaganya dari rasa frustasi dan putus asa ketika seseorang mengalami kekecewaan dan kegagalan. Aspek ruhiyah juga akan menjaga seorang kader dakwah dari kegembiraan yang berlebihan dan rasa takabur apabila mengalami keberhasilan, kebahagiaan dan kemenangan.
Aspek ruhiyah akan menjaga seorang kader dakwah dari rasa malas berkelanjutan dalam beraktivitas dakwah. Aspek ruhiyah juga akan memberikan semangat keberanian dengan mengharap perlindungan dan pertolongan kepada Allah SWT. Aspek ruhiyah akan mengobati hati seorang kader dakwah dari "sakitnya" dan menuntunnya dari gelap kepada terangnya.
Aspek ruhiyah juga akan memberikan kesabaran dan keteguhan kepada seorang kader dakwah untuk tetap teguh dan istiqomah dalam melaksanakan dakwahnya. Aspek ruhiyah akan memberikan optimisme dan harapan kepada seorang kader dakwah tentang masa depan dakwahnya. Aspek ruhiyah juga akan membangkitkan semangat berkorban yang tinggi diiringi dengan keyakinan yang kuat bahwa Allah SWT akan memberikan balasan yang lebih baik lagi.
Aspek ruhiyah akan menggerakkan seorang kader dakwah untuk menyerap segala pertolongan dan kekuatan dari Allah SWT melalui segenap perilaku dan keutamaan ibadah-ibadahnya. Aspek ruhiyah akan mengundang datangnya petunjuk dan bimbingan dari Allah SWT melalui kesungguhan memohon penjelasan dalam melangkah di jalan dakwahnya.
Aspek ruhiyah juga akan membangkitkan simpati dari obyek dakwahnya, bahkan tidak sedikit dari lawan-lawannya, karena keutamaan perangai dan perilakunya. Aspek ruhiyah akan mendatangkan segala bantuan dan kelebihan bagi seorang kader dakwah dalam menjalani dunia dakwahnya. Wallahu'alam