Blog EntryKebahagiaan Istri = Kebahagiaan SuamiJun 28, '06 5:49 AM
for everyone

Cecep Yusuf Pramana

 

 

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.”  (QS. Ar-Ruum (30): 21)

 

Membahagiakan istri merupakan hal yang sangat penting dalam menjalankan kehidupan berumah tangga. Akan banyak sekali keuntungan yang akan diperoleh jika istri kita merasa berbahagia bersama dengan kita. Betapa sukses hidup Rasulullah dan para sahabat akibat peran istri-istri mereka yang merasa menjadi manusia yang dibahagiakan oleh suami-suami mereka.

 

Adanya ketenteraman dalam sebuah rumah tangga merupakan prasyarat bagi lancarnya pencapaian tujuan berumah tangga. Tiap anggota keluarga memiliki tugas dan cita-cita yang harus dikejar dalam hidup ini. Suami bertugas sebagai pemimpin sekaligus pencari nafkah. Seorang istri adalah ratu yang mengatur kondisi rumah tangga sekaligus madrasah bagi anak-anaknya untuk mengenal dunia. Anak-anak adalah tunas yang harus tumbuh dan berkembang hingga dapat menjadi sumber kebahagiaan bagi keluarga dan masyarakat.

 

Semua tugas dan cita-cita itu hanya dapat terlaksana manakala suasana damai dan tenteram selalu hadir dalam rumah. Betapa sulit mencapai semua tujuan dan cita-cita tersebut manakala suasana yang hadir dipenuhi dengan amarah, saling curiga dan tak peduli satu sama lain apalagi sampai tak bertegur sapa hingga berhari-hari lamanya.

 

Dari banyak kasus, kegagalan (baca; perceraian) dalam membina rumah tangga seringkali dimulai dari tercabutnya rasa aman dan damai dari rumah. Dan, peran istri untuk menghadirkan suasana syurgawi itu tak dapat diganti oleh orang lain, bahkan seorang khadimat (pembantu) sekalipun. Manakala istri merasa bahwa sang suami memberinya kebahagiaan dan keikhlasan, maka tugas mengurus rumah tangga akan mudah dikerjakan.

 

Kebahagiaan bukanlah terletak pada banyaknya harta dan tingginya jabatan, tetapi ia berada di dalam hati. Tumpukan materi dan sanjungan yang tiada henti bukan prasyarat seseorang untuk bahagia. Semuanya bermuara pada hati. Seorang suami harus memiliki kelembutan dan kepekaan rasa. Ia harus tahu kapan hati istrinya luka dan kapan hatinya sedang bahagia.

 

Wanita pemalu biasanya hanya menyimpan saja luka di dalam hatinya tanpa mau mengatakan kepada siapapun, walaupun terhadap suaminya. Tak ada satu nasehat pun yang dapat diterima oleh istri manakala kita menyampaikannya dengan kemarahan atau tak melihat perasaan istri. Rasulullah SAW pun memberi label pada laki-laki bahwa yang paling di antara mereka (para suami) adalah yang paling baik sikapnya terhadap istrinya. "dan aku adalah orang yang paling baik di antara kamu terhadap istri."

 

Demikian sabda beliau SAW. Marilah kita kenali dan kita perlakukan hati istri kita dengan baik agar mereka dapat berbahagia dan agar tujuan kita dalam membentuk keluarga yang penuh mawaddah dan rahmat tercapai. Sudahkah kita memberikan suasana damai dan ikhlas terhadap istri kita. ".....Dan pergaulilah mereka secara patut. Dan bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak " (QS.4 :19). Wallahu’alam Bisshawab.

 

 

Teruntuk Istriku Tarwiyah (Ummu Faris), Ibu dari Anak-Anakku

 


14 CommentsChronological   Reverse   Threaded
mibnu wrote on Jun 28, '06
".....Dan pergaulilah mereka secara patut. Dan bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak " (QS.4 :19)
Jazaakallah pak cepy, ini merupakan cuplikan ayat yang perlu direnungkan oleh setiap qawwam rumah tangga. Banyak orang yang mengambil jalan pintas atas tidak tercapainya keinginan suami dari istrinya, sehingga banyak terjadi hal yang sebenarnya tidak disukai Allah. Padahal janji Allah dalam ayat ini sangatlah benar.

Banyak yang tidak sabar hanya karena istrinya masak makanan yang kurang sesuai dengan selera lidah sang suami, padahal sang istri sebelumnya sangat letih dalam mengurus rumah dan anak yang diserahkan kepadanya oleh suami (karena suaminya kerja, dll).

Sebenarnya masih banyak yang bisa diraih dari kehidupan berumah tangga, seperti canda, saling menasihati, saling mendengar dan masih banyak lagi.

Semoga tulisan pak cepy menjadi teladan para qawwam dalam menata hati, belahan hati dan buah hatinya, aamiiin.

manglufti wrote on Jul 18, '06
iya semoga yah
pangerans wrote on Jul 18, '06
semoga apa? kok gak ada terusannya
kangdewa wrote on Jul 20, '06
wah bahagianya
barbanso wrote on Jul 20, '06
aduh..kasih tahu istri saya ah
imazahra wrote on Aug 14, '06
Apalagi kalau kedua belah pihak bekerja Kang, kedua2nya harus saling menjaga perasaan karena pulang ke rumah sama2 dalam kondisi lelah...

Ah, andai setiap suami seperti Kang Cepi, insyaAllah angka perceraian bisa ditekan kan...
martiut wrote on Aug 23, '06
iya gimana?? nich walau sudah umahat bolehkan selain ibu rt rangkap wanita karierrrr... ya hitung2 bantu suami,selain itu juga kan to meringankan kehidupan ini yang serba materi hehehehe
pangerans wrote on Aug 27, '06
iya semoga yah
amiennnn
pangerans wrote on Aug 27, '06
wah bahagianya
makasih kang
pangerans wrote on Aug 27, '06
aduh..kasih tahu istri saya ah
iyahhhh betul bang, kasih tahu donk
pangerans wrote on Aug 27, '06
Apalagi kalau kedua belah pihak bekerja Kang, kedua2nya harus saling menjaga perasaan karena pulang ke rumah sama2 dalam kondisi lelah...

Ah, andai setiap suami seperti Kang Cepi, insyaAllah angka perceraian bisa ditekan kan...
betul..kedua belah pihak harus terus bekerja sama..makasih yah mba
pangerans wrote on Aug 27, '06
martiut said
iya gimana?? nich walau sudah umahat bolehkan selain ibu rt rangkap wanita karierrrr... ya hitung2 bantu suami,selain itu juga kan to meringankan kehidupan ini yang serba materi hehehehe
yahhhh..gak papa donk...asalah nantinya kembali ke keluarga..kan? hehehhehehe...hatur nuhun mba
annarahadian wrote on Oct 16, '07
bagus banget tulisannya
pangerans wrote on Oct 19, '07
bagus banget tulisannya
terima kasih....juga yah
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.