Blog EntryMeriahkan Dunia Dengan MenikahJun 27, '06 11:37 PM
for everyone

Cecep Y. Pramana

 

 

Mata adalah penuntun, hati adalah pendorong dan penuntut. Dan cinta adalah rahasia Illahi Rabbi. Mata memiliki kenikmatan pandangan dan hati memiliki kenikmatan pencapaian. Keduanya merupakan kawan yang mesra dalam setiap tindakan dan amal perbuatan manusia, dan tidak bisa dipisahkan antara satu dengan yang lain.

 

Kegelisahan, kedukaan dan air mata adalah bagian dari sketsa hidup di dunia. Tetesan air mata yang bermuara dari hati dan berselaputkan kegelisahan jiwa terkadang memilukan, hingga membuat keresahan dan kebimbangan.

 

Kedukaan karena kerinduan yang teramat sangat dalam menyebabkan kepedihan yang menyesakkan rongga dada. Jiwa yang rapuh pun berkisah pada alam serta isinya, bertanya, dimanakah pasangan jiwa berada. Lalu, hati menciptakan serpihan kegelisahan, bagaikan anak kecil yang hilang dari ibunya di tengah keramaian.

 

Keinginan bertemu pasangan jiwa, bukankah itu sebuah fitrah? Semua itu hadir tanpa disadari sebelumnya, hingga tanpa sadar telah menjadi bagian hidup yang tak terpisahkan. Sebuah fitrah pula bahwa setiap wanita ingin menjadi seorang istri dan ibu yang baik ketimbang menjalani hidup dalam kesendirian. Dengan sentuhan kasih sayang dan belaiannya, akan terbentuk jiwa-jiwa yang sholeh dan sholehah.

 

Duhai...Betapa mulianya kedudukan seorang wanita, apalagi bila ia seorang wanita beriman yang mampu membina dan menjaga keindahan cahaya Islam hingga memenuhi setiap sudut rumahtangganya.

 

Allah Subhanahu wa Ta'ala pun telah menciptakan wanita dengan segala keistimewaannya, hamil, melahirkan, menyusui hingga keta'atan dan memenuhi hak-hak suaminya laksana arena jihad fii sabilillah. Karenanya, yakinkah batin itu tiada goresan saat melihat pernikahan wanita lain di bawah umurnya?

 

Pernahkah kita menyaksikan kepedihan wanita yang berazam (komitmen) menjaga kehormatan diri hingga ia menemukan kekasih hati? Dapatkah kita menggambarkan perasaannya yang merintih saat melihat kebahagiaan wanita lain melahirkan? Atau, tidakkah kita melihat kilas tatapan sedih matanya ketika melihat aqiqah anak kita?

 

Dalam Islam, kehidupan manusia bukan hanya untuk dunia fana ini saja, karena masih ada akhirat. Memang, setiap manusia telah diciptakan berpasangan, namun tak hanya dibatasi dunia fana ini saja. Seseorang yang belum menemukan pasangan jiwanya, insya Allah akan dipertemukan di akhirat sana.

 

Selama ia beriman dan bertaqwa serta sabar atas ujian-Nya yang telah menetapkan dirinya sebagai lajang di dunia fana. Mungkin sang pangeran pun tak sabar untuk bersua dan telah menunggu di tepi surga, berkereta kencana untuk membawamu ke istananya.

 

Usahlah dirimu bersedih lalu menangis di penghujung malam karena tak kunjung usai memikirkan siapa kiranya pasangan jiwa. Menangislah karena air mata permohonan kepada-Nya di setiap sujud dan keheningan pekat malam. Jadikan hidup ini selalu penuh dengan harapan baik kepada Sang Pemilik Jiwa.

 

Bersiap menghadapi putaran waktu, hingga setiap gerak langkah serta helaan nafas bernilai ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Tausyiah-lah selalu hati dengan tarbiyah Ilahi hingga diri ini tidak sepi dalam kesendirian.

 

Bukankah kalau sudah saatnya tiba, jodoh tak akan lari kemana. Karena sejak ruh telah menyatu dengan jasad, siapa belahan jiwamu pun telah dituliskan-Nya. Bukankah mentari akan selalu menghiasi pagi dengan kemewahan sinar keemasannya. Malam masih indah dengan sinar lembut rembulan yang dipagar bintang gemintang.

 

Kicauan bening burung malam pun selalu riang bercanda di kegelapan. Senyumlah, laksana senyum mempesona butir embun pagi yang selalu setia menyapa. Hapuslah air mata di pipi dan hilangkan lara di hati. Sonsonglah hari bahagia nan suci.

 

 


26 CommentsChronological   Reverse   Threaded
pangerans wrote on Jul 18, '06
Ayo...meriahkan dunia dengan menikah. sapa yang belum nikah....daftar ke saya..(hehehehehehehehe)
essypribadi wrote on Jul 19, '06
doain saya hehehe ....
pangerans wrote on Jul 19, '06
saya doakan juga untuk mba berdua. semoga sukses dan bahagia yah
bibo wrote on Jul 19, '06
Ayo...meriahkan dunia dengan menikah. sapa yang belum nikah....daftar ke saya..(hehehehehehehehe)
ehemmmmm..... :)
pangerans wrote on Jul 19, '06
wah..ehemmmmmmmmmm..itu pasti ada maksudnya yah. oh iyah kapan walimah? udah ada calonnya belum? kalau belum, saya bisa kinclongin deh sama wanita shalihah. cuman siapa yah?
bibo wrote on Jul 19, '06
Insya Allah scepatnya...
soal 'kinclong mengkinclong' itu mah 'offair' aja atuh..
pangerans wrote on Jul 19, '06
heheheheheheheheheheheheehehehe...on air juga oke. iyah gak kawan-kawan?
kangdewa wrote on Jul 20, '06
ayo..mas Bobby nih minta dicariin kali yah
adhejp wrote on Jul 23, '06
wah kebtulannih....mau curhat dikit nig ah ttg ini......oersonalmessage aja yah ustad...tks
pangerans wrote on Aug 27, '06
ayo..mas Bobby nih minta dicariin kali yah
ahahahahahha...Om Bibo lagih deh kena
pangerans wrote on Aug 27, '06
adhejp said
wah kebtulannih....mau curhat dikit nig ah ttg ini......oersonalmessage aja yah ustad...tks
bolehhh..silahkan...
aboutadit wrote on Sep 14, '06
Ustad saya daftar! hehehehe
martiut wrote on Oct 5, '06
wah ada peluang nih....tapi sama siapa yach????ya ustad bolehkan minta yang c u k u p ?
pangerans wrote on Oct 5, '06
boleh kokkkk...
imoku wrote on Jul 26, '07
hari pertama di SMA, jodohku sudah tertulis dengan tinta emas... Masih kuliah, aku pecahkan rekor nikah pertama dari seluruh teman seangkatan (100 orang-an). Sempat 'malu'... tapi, well, gimana yah... apa lagi yang ditunggu? Bismillah saja waktu itu...
pangerans wrote on Jul 26, '07
imoku said
hari pertama di SMA, jodohku sudah tertulis dengan tinta emas... Masih kuliah, aku pecahkan rekor nikah pertama dari seluruh teman seangkatan (100 orang-an). Sempat 'malu'... tapi, well, gimana yah... apa lagi yang ditunggu? Bismillah saja waktu itu...
hmmm...sama dunks..
imoku wrote on Jul 26, '07
sama apanya, kang? sama2 dapet jodoh satu SMA ato sama2 menikah yang pertama di angkatan (kuliah)? lha kalo jawabannya yang pertama, emang sama anak Budut yang mana ya? kali aja saya inget. saya lulusan '89 lho...
pangerans wrote on Jul 27, '07
imoku said
sama apanya, kang? sama2 dapet jodoh satu SMA ato sama2 menikah yang pertama di angkatan (kuliah)? lha kalo jawabannya yang pertama, emang sama anak Budut yang mana ya? kali aja saya inget. saya lulusan '89 lho...
satu kuliahan, bedanya saya s-1 istri D-3 dan udeh kelar duluan. saya budut angkatan lulus 88
imoku wrote on Jul 27, '07
Kelas apa ya, Kang? Karena saya aktif di Ikabudut. Angkatan 88, kenal Mughi, Rudy-Tiwi, Raspalito, Maharani, dll.. Sy dulu anak SC.
pangerans wrote on Jul 27, '07
imoku said
Kelas apa ya, Kang? Karena saya aktif di Ikabudut. Angkatan 88, kenal Mughi, Rudy-Tiwi, Raspalito, Maharani, dll.. Sy dulu anak SC.
kelas biologi. dulu sih...saya nggak terlalu banyak aktif di sekolah...dan aktifnya di lingkungan rumah dan warga...xixixi
cahayahidayah wrote on Sep 19, '07
Ass. Ustadz ana ambil materi tulisannya, untuk memotivasi binaan ana agar segera meriahkan dunia dengan menikah
pangerans wrote on Sep 20, '07
Ass. Ustadz ana ambil materi tulisannya, untuk memotivasi binaan ana agar segera meriahkan dunia dengan menikah
oh iyah...silahkan...
maci27 wrote on Oct 13, '07
Ayo...meriahkan dunia dengan menikah. sapa yang belum nikah....daftar ke saya..(hehehehehehehehe)
saya belum nikah nih
daftar dong,hehehe
Mau nyariin jodoh buat saya, ya?
wad5ive wrote on Dec 17, '07
terpaksa ngaku...(^_^) hehe
pangerans wrote on Dec 17, '07
wad5ive said
terpaksa ngaku...(^_^) hehe
tuhhhh....kannnn akhirnya ngaku juga.....hayoooooo...cepetan
boymaru wrote on Apr 16
tulisannya bgus ustadz.
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.